Makna Kemenangan Idul Fitri: Kembali ke Fitrah dan Mempererat Silaturahmi



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

​Alhamdulillah, tak terasa kita telah sampai di penghujung Ramadhan. Sebagai seorang pendidik, khususnya di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), momen Idul Fitri bukan sekadar baju baru atau hidangan lezat di meja. Lebih dari itu, ini adalah momen kemenangan kita melawan hawa nafsu selama sebulan penuh.

​Kemenangan sejati adalah saat kita mampu memaafkan kesalahan orang lain dan mengakui kekurangan diri sendiri. Di hari yang suci ini, mari kita jadikan momentum untuk mempererat tali silaturahmi, terutama kepada orang tua kita. Keridhoan orang tua adalah kunci keberkahan hidup kita dunia dan akhirat.

​Saya, Sulaiman (Guru PAI & PQ), beserta keluarga kecil kami, mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

​Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan dalam keadaan yang lebih baik. Amin Ya Rabbal Alamin.

"Banyak yang tanya ke saya, apa rahasia agar Shazia tetap nyaman saat diajak silaturahmi nanti? Saya biasanya sedia perlengkapan bayi yang aman. Bagi Bapak/Ibu yang sedang cari perlengkapan yang sama untuk buah hatinya, bisa cek di sini ya: 

 Minyak Telon Plus (Anti Nyamuk/Angin): Sangat cocok dengan cerita persiapan Shazia mudik 2 jam. https://s.shopee.co.id/5q3YaKMfcT

Gamis/Koko Anak: Sesuai dengan suasana Idul Fitri. https://s.shopee.co.id/50URadTskz

Toples Kue Lebaran: Jika ada teman guru yang sedang mencari perlengkapan meja tamu. https://s.shopee.co.id/W22EDJqqH

Buku Doa: Untuk kebahagiaan suami istri didalam keluarga https://s.shopee.co.id/7VBmYoo30b

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"3 Benda Sederhana yang Membuat Anak Betah Belajar Ngaji"

Bismillah: Langkah Baru Seorang Guru untuk Keluarga dan Sesama